oleh

Aniaya Nenek dan Mengamuk, Penderita Gangguan Jiwa Tewas Ditembak Polisi

-Peristiwa-32 kali dibaca

AJANGALE, KABARBONE.COM – Rusdi (32) warga dusun Bettaru, Desa Welado, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, tega menganiaya neneknya hingga sekarat, Jumat (17/08/2018) sekira pukul 15.30 Wita.

Pelaku menganiaya neneknya sendiri dengan menggunakan sebilah parang dan palu hingga korban mengalami luka parah dibagian wajah.

Korban diketahui bernama Nenek Cora terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone, untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan sesaat setelah ditangani di Puskesmas setempat.

Setelah menganiaya sang nenek, pelaku turun dari rumah dan mengejar warga yang ingin mendekatinya. Tak hanya itu, pelaku juga merusak masjid yang ada di sekitar lokasi kejadian.

“Rusdi (pelaku) memang mengalami gangguan jiwa dan pernah dirawat di rumah sakit jiwa dalam waktu yang lama,” kata Aisyah (35) warga setempat yang ditemui awak media.

Atas peristiwa itu, Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Panus dari Polsek Ajangale langsung mendatangi lokasi kejadian.

Namun bukannya berhenti mengamuk, justru pelaku mengejar polisi tersebut menggunakan parang. Aiptu Panus pun melepas tembakan peringatan berkali-kali tapi tak dihiraukan, sehingga terpaksa menembak pelaku. Usai ditembak, pelaku pun jatuh terkapar dan tewas di TKP.

Kapolsek Ajangale AKP Gani SH. MH yang dihubungi melalui telepon selular membenarkan insiden tersebut. (KBC)

Baca Juga :  Innalillahi, Nenek Korban Penganiayaan Meninggal Dunia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya